Kesampingkan K3, Seorang Pekerja Pemeliharaan Gedung Dewan Karawang Jadi Sorotan "Nyawa Jadi Taruhannya"

Header Menu


SELAMAT BERKUNJUNG KE LAMAN MEDIA ONLINE - PERS TV - BERITA UNTUK RAKYAT

Kesampingkan K3, Seorang Pekerja Pemeliharaan Gedung Dewan Karawang Jadi Sorotan "Nyawa Jadi Taruhannya"

PERJUANGAN NEWS
Kamis, 12 Februari 2026


Karawang - Sebuah pemandangan memprihatinkan tertangkap kamera di kompleks Gedung DPRD Kabupaten Karawang. 

Di tengah kemegahan gedung yang menjadi simbol perjuangan aspirasi masyarakat, seorang pekerja pemeliharaan gedung terlihat bekerja di atas atap lantai tiga tanpa dilengkapi standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang memadai.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Rabu (11/02/2026), pria tersebut tampak sedang memperbaiki bagian atap atau genting gedung. 

Namun, yang menjadi sorotan tajam adalah ketiadaan alat pelindung diri (APD) seperti helm keselamatan maupun tali pengaman (body harness), padahal ia bekerja di ketinggian yang sangat berisiko fatal.

Pekerja tersebut terlihat hanya mengenakan pakaian biasa dan topi, merayap di antara kecuraman genting lantai tiga. Dalam kondisi licin.

Kontradiksi ini terasa sangat menyakitkan; seorang rakyat kecil sedang mempertaruhkan nyawanya demi merawat fasilitas bagi para wakil rakyat, namun keselamatannya justru seolah tidak diperhatikan.

"Rakyat kecil bekerja di gedung rakyat untuk mencari makan, tetapi keselamatannya tidak diperdulikan," ujar Tatang Obet, Pemerhati Kebijakan Politik Sosial dan Pemerintahan. Yang melihat langsung di sekitar lokasi.

Mirisnya, aktivitas berbahaya ini berlangsung di lingkungan kantor pemerintahan yang seharusnya menjadi contoh dalam penerapan regulasi, termasuk UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. 

Hingga berita ini diturunkan, tidak tampak adanya teguran atau upaya dari pihak Sekretariat maupun Anggota DPRD Karawang untuk memastikan pekerja tersebut menggunakan pengaman.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan, setiap pekerjaan di ketinggian wajib memenuhi standar keamanan yang ketat guna mencegah kecelakaan kerja. 

Kehadiran pekerja tanpa pengaman di atap gedung instansi pemerintah ini mencerminkan lemahnya pengawasan terhadap kontraktor atau pihak ketiga yang melakukan pemeliharaan gedung. (Jay/red)